Komunikasi Antarpribadi dalam Konsep Tabayyun antara Nabi Musa dengan Nabi Khidir Dalam Alquran

  • Wahyu Armanda Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah
Keywords: Nabi Musa, Nabi Khidir, Tabayyun, Alquran

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi antarpribadi dalam konsep  tabayyun antara Nabi Musa dengan Nabi Khidir dalam Alquran. Dalam  penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dalam paradigma bahasa dengan pendekatan kepustakaan library research yaitu peneliti menggunakan tafsir metode Tahlili dimana peneliti menggunakan jenis penelitian analisis deskriptif yang sifatnya menjelaskan. Sumber data yang digunakan adalah Alquran, Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Abdurrahman bin Nashir as Sa’di, Buku-buku komunikasi, serta Literatur-literatur yang dapat dijadikan sumber referensi pada penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan metode Studi dokumentasi yaitu mengumpulkan ayat-ayat Alquran yang berkaitan dengan penelitian, kemudian menafsirkan nya, sesuai dengan pemahaman Ulama Tafsir, mencari munasabah antara ayat pertama dengan ayat berikutnya  serta menganalisis ayat tersebut dan mengaitkannya dengan komunikasi antarpribadi. Teori yang digunakan adalah uncertainly reduction theory. Hasil penelitian: komunikasi yang terjadi diantara keduanya kurang efektif, karena terdapat hambatan komunikasi yang menyebabkan terjadinya kesalahpahaman antara keduanya. Penyebab terjadinya adalah karena tidak memiliki kesamaan dalam pengetahuan, tidak teliti dalam menyikapi suatu masalah, dan tidak bersabar dalam ketaatan terhadap peraturan yang telah disepakati

Published
2023-12-26
Section
ARTICLES